Opini
Berita
Terbaru di Opini
106 berita
OPINI: Mengakar pada Budaya, Melebar ke Nusantara
Prof Abd Kadir terpilih sebagai Ketua Umum Permas 2026, membawa harapan baru untuk menggerakkan jejaring diaspora Selayar dalam pembangunan daerah.
OPINI: Transmisi Budaya dan Delinkunsi
Kenakalan remaja di Makassar meningkat, peran keluarga dan lingkungan dinilai penting mencegah tawuran serta geng motor.
OPINI: Ketika Sekolah Kehilangan Wibawa, Pelajaran dari Drama Korea Teach You a Lesson untuk Pendidikan
Drama Korea Teach You a Lesson menjadi kritik sosial terhadap krisis pendidikan, perundungan, dan lemahnya perlindungan di lingkungan sekolah.
OPINI: Siti Hajar, Ibu Tunggal Pertama di dunia yang Ajarkan Ikhtiar Dulu Baru Tawakal
Telaah hikmah Siti Hajar mengajarkan perempuan muslim tentang ikhtiar, tawakal, dan keyakinan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan hamba-Nya.
OPINI: KIP Kuliah dan Janji Negara Memutus Rantai Kemiskinan
KIP Kuliah melalui Gerakan Ayo Kuliah menjadi kebijakan afirmasi bagi anak prasejahtera untuk menembus kampus, memutus rantai kemiskinan, dan mewujudkan keadilan sosial menuju Indo…
OPINI: Pancasila dan Paradoks Republik
Hari Lahir Pancasila menjadi ruang refleksi: apakah Pancasila masih hidup sebagai etika publik dan moral bernegara, atau hanya tinggal slogan dalam seremoni politik?
OPINI: 1 Juni dan Rp17.900 per Dolar, Apakah Pancasila Masih Mengatur Ekonomi Kita!
Hari Lahir Pancasila menjadi refleksi atas melemahnya rupiah, ketergantungan ekonomi global, dan pertanyaan besar: apakah ekonomi Indonesia masih berpijak pada keadilan sosial?
OPINI: Sekolah Rakyat, Karpet Merah Wong Cilik Putus Kemiskinan Struktural
Sekolah Rakyat menjadi wajah kebijakan pro-poor untuk melindungi anak-anak tak terlihat dari kemiskinan, diskriminasi birokrasi, dan kekerasan struktural.
OPINI: Sekolah Rakyat, Ketika Negara Akhirnya Mau Melihat yang Tak Terlihat
Sekolah Rakyat menjadi bentuk afirmasi negara bagi The Invisible People, anak-anak yang tersisih dari akses pendidikan, agar martabat dan masa depan mereka kembali dipulihkan.
OPINI: Menghidupkan High-Touch dan High-Spirit, Saat High-Tech Saja Tak Cukup Dalam Pelayanan Kesehatan di Era Digital
Di tengah kemajuan teknologi kesehatan, keperawatan perlu menjaga sentuhan manusiawi agar pasien tak hanya dirawat secara medis, tetapi juga secara emosional.
Transformasi Iduladha Sebagai Solusi Eksklusi Sosial
Momentum Idul Adha menghapus batas status sosial melalui kurban, solidaritas, dan kebersamaan masyarakat Makassar di tengah kesenjangan ekonomi.