KabarSelatan.id -- Sebuah rekaman video beredar luas di sosial media (Sosmed) WhatsApp. Video itu pun menampilkan tukang bentor yang sedang mengangkut jenazah yang terbaluti sehelai kain sarung batik. Selasa (1/8/2023).
Dalam rekaman itu juga menampilkan sejumlah pria dan wanita nampak histeris saat jenazah diturunkan dari bentor. Jenazah itu pun kemudian langsung di papah oleh seorang wanita berhijab dengan busana berwarna hitam.
Lantas, jenazah itu pun langsung di bawa menuju ke sebuah rumah panggung berwarna kuning.Â
Ternyata, Video berdurasi 30 detik ini pertama kali diketahui setelah dibagikan oleh ~ Ivan Gp di Group Whats App INFO SULSEL TERKINI.
"Jenazah Dari Makassar ke jepot naik bentor," ucap ~ Ivan Gp dalam caption videonya.
Sontak saja, sejumlah penghuni di group tersebut lansgung berkomentar dengan berbagai opini.
" Kodong ee"Â tulis ~ Napoleon Boneparte dalam komentarnya.
Sedangkan Arman Daeng Marewa juga ikut berkomentar dengan kata " Astaga, talewa lewana kodong. Dimana ini ambulance," balasnya.
Sementara Kk Kajang yang juga ikut berkomentar menulis "Ada pula Ini jenasah meninggal di rumah sakit atau meninggal di rumahnya baru di bawa ke jepot ?," tambahnya.
Dari hasil penelusuran tim Kabarselatan.id, Jenazah tersebut diketahui bernama Nur Alfira, warga Dusun Mallasoro, Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Rencananya, gadis berusia 13 tahun ini akan dibawa ke kampung halaman Ibunya, Saribunga (31) untuk berobat.
Namun nasib berkata lain, Gadis malang itu pun ternyata meninggal dunia saat perjalanan dari Makassar menuju Jeneponto.
"Dia (Almarhumah) ini mau di bawa berobat di kampung. Tapi pas di jalan ada kelainan, jadi meninggalki di jalan. Dan tidak maumi repot-repot orang tuanya langsungmi dibawa naik anaknya, ah ndak apa-apaji deh kan bentorku tonji," ucap Kepala Desa Mallasoro, Rudi Karaeng Gatta saat dikonfirmasi Kabarselatan.id, Rabu (02/08).
Rudi juga menjelaskan, Nur Alfira bersama kedua orang tuanya selama ini sudah lama tinggal di Makassar. Bahkan,
"Dia (Almarhumah) tinggal di Makassar itu, jadi kata orang tuanya, dia sudah lama sakit bahkan keluar masuk Rumah sakit tapi tidak ada perubahan," terangnya.
Bahkan Ia menegaskan, meninggalnya Alfira bukan karena kelalaian pihak rumah sakit berdasarkan keterangan video yang beredar.
"Bukan dari rumah sakit berangkat, tapi di Rumahnya ji di Makassar baru meninggal di jalan," bebernya.
"Sudahni juga dimamkan tadi setelah salat ashar," tutupnya.
Caption:Video viral yang menampilkan jasad seorang warga yang diangkut menggunakan bentor (becak motor)Â viral di media sosial. Netizen menyebutm kejadian itu terjadi di Jeneponto.Â