Langsung ke konten
News

Rutan Kelas IIB Jeneponto Optimalkan Pengelolaan Sampah Berbasis Kemandirian

Redaksi
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jeneponto melaksanakan kegiatan penimbangan dan pengelolaan sampah terpadu. (Dok: Ist)
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jeneponto melaksanakan kegiatan penimbangan dan pengelolaan sampah terpadu. (Dok: Ist)
KabarMakassar.com -– Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat program pembinaan bagi warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jeneponto melaksanakan kegiatan penimbangan dan pengelolaan sampah terpadu. Kegiatan ini mencakup penanganan sampah yang dikategorikan dalam tiga jenis utama, yakni sampah organik, anorganik, serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Proses diawali dengan pemilahan dan penimbangan secara mendetail untuk memantau volume sampah yang dihasilkan, guna memastikan seluruh alur pembuangan berjalan tertib dan ramah lingkungan. Dalam pelaksanaannya, sampah organik yang berasal dari sisa konsumsi harian diolah kembali melalui proses pengomposan. Hasil berupa pupuk kompos tersebut kemudian didistribusikan untuk mendukung kegiatan pertanian dan penghijauan di area internal Rutan. Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik dan material bekas lainnya disulap menjadi berbagai produk kerajinan tangan yang memiliki nilai estetika serta nilai ekonomis di tangan warga binaan. Khusus untuk sampah kategori B3, pihak Rutan menerapkan prosedur penanganan ketat di bawah pengawasan petugas. Hal ini dilakukan guna mencegah risiko kontaminasi dan dampak negatif terhadap kesehatan penghuni maupun kualitas lingkungan sekitar. Kepala Rutan Kelas IIB Jeneponto, Adam Ridwansyah, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi para warga binaan. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kolektif kepada warga binaan mengenai pentingnya menjaga ekosistem. Selain kontribusi terhadap lingkungan, program ini membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bermanfaat dan dapat diimplementasikan saat kembali ke masyarakat nanti," jelas Adam Ridwansyah, Jumat (16/1). Langkah inovatif ini diharapkan dapat mentransformasi wajah Rutan Kelas IIB Jeneponto menjadi institusi yang tidak hanya fokus pada fungsi pengamanan, tetapi juga menjadi lembaga pemasyarakatan yang produktif, bersih, sehat, serta berwawasan lingkungan.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua