Langsung ke konten
News

Ratusan Pelajar SMA di Jeneponto Ikuti Seleksi Paskibraka

Redaksi Diperbarui

KabarSelatan.id -- Ratusan Pelajar dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Gedung Sipitangngarri, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (13/3).

Seleksi tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir. Selain itu, tahapan itu juga disaksikan unsur Forkopimda, Kadispora, Kesbangpol, Panitia dan Tim Seleksi.

Kepala Badan Kesbangpol, Sarbini Mattewakkang, mengatakan jika kegiatan seleksi ini dilaksanakan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022.

"Tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang dijabarkan dalam Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 3 Tahun 2022," ujarnya.

Berdasarkan Perpres tersebut, kegiatan seleksi ini diawali dengan pendaftaran online bagi calon peserta.

"Sejak tanggal 17 Februari hingga 8 Maret 2023. Dari hasil pendaftaran itu terdapat 350 peserta yang akan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya,” jelasnya.

Sarbini mengungkapkan jika proses seleksi ini akan dilaksanakan sebanyak enam tahap.

"Sosialisasi dan Pendaftaran Online, Seleksi Administrasi dan Kesehatan, Seleksi Parade dan Wawasan Kebangsaan & TIU, Seleksi Baris Berbaris dan Seleksi Kesampataan serta Seleksi Kepribadian," ungkapnya.

Sementara Wabup H. Paris Yaris menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya ke seluruh pihak yang telah melaksanakan kegiatan ini. Sebab, kegiatan ini dapat menunjukkan eksistensi  Paskibraka di daerah ini.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan yang baik untuk membangun kompetensi pelajar selaku generasi muda yang cerdas, tangguh, produktif dan memiliki daya saing dan semangat nasionalisme yang tinggi. 

“Semoga dengan seleksi ini akan menghasilkan calon Paskibraka yang cerdas dan terampil,  dan mampu mengemban amanah seperti yang telah dijalankan oleh anggota Paskibraka pada tahun -tahun sebelumnya,” harap Paris Yasir.

Ia menambahkan Paskibraka selama ini telah menunjukkan peran yang baik sebagai pasukan pengibar bendera pusaka, yang loyalitas dan integritasnya kepada bangsa dan Negara tidak diragukan lagi. 

"Setiap tahunnya wadah ini memiliki peran yang strategis pada Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan R.I," tambahnya.

Paris menuturkan bahwa sang saka Merah Putih merupakan salah satu simbol Negara Republik Indonesia yang harus dibentangkan, dikibarkan dan diamankan oleh pasukan ini.

"Tidak semua memiliki kesempatan dan mampu untuk menunaikan tugas dan amanah yang mulia tersebut.  Seorang paskibraka harus memiliki nyali dan kepercayaan diri yang tinggi, tampil gagah perkasa, mandiri, konsisten dan didukung oleh wawasan kebangsaan dan kadar intelegensia yang baik," tuturnya

Sehingga proses seleksi ini adalah bagian dari penguatan sikap dan karakter. Bukan hanya fisik yang harus paripurna tetapi juga mental yang prima. Seluruh peserta seleksi juga memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk lolos dalam proses ini.

"Kepada adik-adik sekalian, ikuti tahapan seleksi ini dengan baik. Bersaing secara sehat. Karena semua proses yang dijalankan oleh panitia dan tim seleksi akan dilaksanakan dengan jujur, adil dan sportif,” pinta Paris.

Oleh karena itu, Paris berpesan kepada peserta yang belum terpilih untuk terus bersemangat karena pengembangan kualitas dan potensi diri banyak tersedia di berbagai sektor lainnya.

“Teruslah belajar, bangun terus kualitas dan potensi diri, kembangkan kreatifitas dan kelak kalian semua akan menjadi pemimpin dan memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan bangsa dan Negara,” tutup Paris Yasir. (**)

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua