Langsung ke konten
News

Rakernas II ASITA Diusulkan di Makassar, Pemkot Dorong Promosi Pariwisata

Makassar diusulkan jadi tuan rumah Rakernas II ASITA. Wawali Aliyah Mustika Ilham dorong promosi pariwisata dan ekonomi kreatif demi perkuat ekonomi lokal.

Redaksi
Audiensi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dengan  ASITA (Dok: Ist).
Audiensi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dengan ASITA (Dok: Ist).
KabarMakassar.com — Kota Makassar diusulkan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA). Usulan tersebut mengemuka saat audiensi pengurus DPD ASITA Sulawesi Selatan dengan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, di Balai Kota Makassar, Jumat (6/3). Pertemuan itu membahas kesiapan Makassar jika dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan agenda nasional yang akan mempertemukan pelaku industri perjalanan wisata dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam audiensi tersebut, Aliyah didampingi Kepala Dinas Pariwisata Makassar Achmad Hendra Hakamuddin. Sementara dari pihak ASITA Sulsel hadir Ketua Didi L. Manaba, Wakil Ketua Hakam Sanusi, Sekretaris Ratu Noorita, Koordinator Lintang ASITA Sulsel Bambang Haryanto, serta Sekretaris Eksekutif Neni. Ketua ASITA Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa Rakernas II menjadi forum strategis bagi organisasi untuk memperkuat koordinasi nasional sekaligus merumuskan langkah pengembangan industri perjalanan wisata di Indonesia. Menanggapi rencana tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyatakan Pemerintah Kota Makassar menyambut baik usulan pelaksanaan Rakernas di kota ini. Ia menilai kegiatan itu bisa menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pariwisata Makassar kepada pelaku industri wisata nasional. “Kami menyambut baik rencana pelaksanaan Rakernas ASITA di Makassar. Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk menunjukkan potensi pariwisata serta keramahan Kota Makassar kepada para pelaku industri perjalanan wisata dari berbagai daerah,” ujar Aliyah. Menurutnya, kehadiran peserta Rakernas dari berbagai wilayah juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Aliyah juga menegaskan komitmen pemerintah kota untuk mendukung berbagai kegiatan yang mampu memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Pemerintah Kota Makassar tentu mendukung kegiatan yang dapat memperkuat ekosistem pariwisata. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya. Ia berharap Rakernas tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian lokal serta memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan timur Indonesia.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua