Langsung ke konten
News

Polda Sulsel Bagikan 680 Bendera Merah Putih ke Pengendara di Makassar

Personil Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan membagikan 680 bendera merah putih kepada pengendara di sejumlah titik perbatasan dan ruas jalan strategis di Kota Makassar, Jumat (15/08).

Redaksi
Ditlantas Polda Sulsel Bagikan bendera kepada masyarakat (Dok: Ist).
Ditlantas Polda Sulsel Bagikan bendera kepada masyarakat (Dok: Ist).
‎KabarMakassar.com — Personil Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan membagikan 680 bendera merah putih kepada pengendara di sejumlah titik perbatasan dan ruas jalan strategis di Kota Makassar, Jumat (15/08). ‎ ‎Kegiatan tersebut berlangsung di perbatasan Maros-Makassar, Gowa-Makassar, pertigaan jalan Alauddin-Pettarani, pertigaan Boulevard-Pettarani, serta sekitar Fly Over. ‎ ‎Bendera berukuran 129x80 sentimeter diberikan untuk dipasang di rumah, sementara bendera ukuran 20x10 sentimeter disiapkan khusus untuk kendaraan. ‎ ‎Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Karsiman mengatakan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-89 Republik Indonesia dan merupakan inisiatif Kapolda Sulsel. ‎ ‎"Sekitar 100 personel Ditlantas, termasuk seluruh pejabat utama (PJU), terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran aparat di titik-titik pembagian bendera juga sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan imbauan tertib lalu lintas kepada pengendara," kata Karsiman dalam keterangnya, Jumat (15/08). Dengan antusias para pengendara saat menerima bendera yang dibagikan secara gratis, kata dia momen ini menjadi ajang silaturahmi antara petugas lalu lintas dan masyarakat di tengah kesibukan aktivitas harian. Karsiman menjelaskan bahwa pembagian bendera ini merupakan bentuk kebersamaan Polri dengan masyarakat dalam menumbuhkan dan menggelorakan semangat nasionalisme. ‎”Kita berharap, pemasangan bendera merah putih baik di rumah maupun di kendaraan dapat menjadi simbol kebanggaan dan persatuan, sekaligus mengingatkan seluruh warga akan makna kemerdekaan," pungkasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua