Langsung ke konten
News

Pohon Tumbang Kembali Timpa Rumah Warga di Arungkeke Jeneponto

Angin kencang menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah warga di Desa Bulo-bulo, Arungkeke, Jeneponto. Tim TRC BPBD segera evakuasi dan imbau warga waspada.

Redaksi Diperbarui
Petugas BPBD Jeneponto saat melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa kediaman warga. (Dok: Ist).
Petugas BPBD Jeneponto saat melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa kediaman warga. (Dok: Ist).
KabarMakassar.com –- Anging kencang kembali mengakibatkan sebuah pohon besar roboh dan menimpa rumah warga di Desa Bulo-bulo, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto pada Rabu (21/1) Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian atap rumah. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun pemilik rumah mengalami kerugian materil yang cukup berarti. Mendapatkan laporan dari warga, personel TRC BPBD Jeneponto langsung terjun ke lokasi dengan membawa peralatan lengkap. Petugas berjibaku memotong batang pohon yang berukuran cukup besar menggunakan gergaji mesin guna membersihkan puing-puing kayu yang menindih struktur bangunan. "Kami kembali melakukan penanganan pohon tumbang di Kecamatan Arungkeke, tepatnya di Desa Bulo-bulo. Fokus kami adalah evakuasi cepat agar beban bangunan yang tertimpa bisa segera terangkat dan meminimalisir kerusakan lebih lanjut," ungkap perwakilan BPBD Jeneponto di lapangan. Mengingat wilayah Kecamatan Arungkeke termasuk daerah rawan angin kencang di pesisir Jeneponto, BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama bagi mereka yang memiliki pohon besar di sekitar tempat tinggal. "Kami meminta warga untuk proaktif melaporkan jika ada pohon yang dinilai membahayakan atau sudah rapuh. Musim hujan dengan angin kencang ini masih berpotensi menyebabkan pohon tumbang susulan," tegasnya. Hingga sore hari, material pohon telah berhasil dibersihkan dari lokasi kejadian. BPBD juga tengah melakukan asesmen terkait total kerusakan guna proses koordinasi bantuan bagi korban terdampak.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua