Langsung ke konten
News

Pemprov Sulsel Bangun 40 Rumah Layak Huni Tahap Pertama di Takalar

Redaksi Diperbarui
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melakukan groundbreaking pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) di Desa Panyangkalang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar (dok. Ist)
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melakukan groundbreaking pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) di Desa Panyangkalang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar (dok. Ist)
KabarMakassar.com -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mulai merealisasikan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan membangun 40 unit rumah baru pada tahap pertama. Seluruh pembangunan tahap awal tersebut dipusatkan di Kabupaten Takalar sebagai lokasi perdana pelaksanaan program. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Sulsel, Andi Munawir, mengatakan pembangunan 40 unit rumah itu merupakan tahap awal dari program yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Selatan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut akan dilanjutkan pada tahap berikutnya dengan target pembangunan yang lebih besar. "Untuk tahap pertama ini kami laksanakan 40 unit bangun baru. Untuk tahap kedua kita nanti insyallah juga rencanakan 100 unit," ucapnya, Senin (22/06/2026). Andi Munawir menjelaskan, penerima bantuan diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan masyarakat berpenghasilan rendah yang telah melalui proses pendataan. Sasaran program merupakan warga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 5 dan rumahnya telah dinyatakan layak menerima bantuan setelah melalui survei. "Sasaran yang kita kasih itu adalah yang masyarakat ini berperhasilan rendah, atau masyarakat miskin, atau masyarakat berperhasilan rendah, yang masuk desil 1 sampai desil 5 itu. yang sudah disurvey itu kelayakan rumahnya," jelasnya. Ia menegaskan, seluruh rumah yang dibangun pada tahap pertama berada di Kabupaten Takalar. Untuk tahun ini, Biro Kesra memang memfokuskan pelaksanaan program di daerah tersebut. "Kami untuk tahun ini lokusnya di Takalar dulu. Khusus untuk Biro Kesra, di Takalar dulu," sebutnya. Menurut Andi Munawir, program RTLH lahir dari temuan langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat melakukan kunjungan ke berbagai daerah. Dari hasil pemantauan tersebut, masih banyak warga yang tinggal di rumah yang tidak layak huni sehingga membutuhkan intervensi pemerintah. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh rumah layak huni. Pemerintah Provinsi Sulsel juga akan terus berkoordinasi dengan Perkimtan serta pemerintah kabupaten dan kota untuk memperluas cakupan program sesuai kebutuhan di lapangan. "Dan ini Pak Gubernur berhasil mencanangkan program ini. Mudah-mudahan bisa berlanjut lagi di tahun-tahun berikutnya," pungkasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua