Langsung ke konten
News

Pemkab Maros Target Bentuk 200 Relawan Pemadam Kebakaran

Redaksi Diperbarui
Ilustrasi Damkar (Dok: KabarMakassar)
Ilustrasi Damkar (Dok: KabarMakassar)
KabarMakassar.com - Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mulai membentuk Relawan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Redkar) di seluruh desa dan kelurahan. Program tersebut menargetkan sebanyak 200 relawan dapat terbentuk dan dikukuhkan pada Agustus 2026. Saat ini, proses pembentukan telah memasuki tahap perekrutan. Kasi Sarana dan Prasarana, Informasi dan Pengolahan Data Damkar Maros, M Ilham Halimsyah, mengatakan pihaknya telah menyurati seluruh kepala desa dan lurah untuk mengusulkan masing-masing dua orang sebagai calon anggota Redkar. Menurutnya, pembentukan relawan menjadi bagian dari upaya Pemkab Maros meningkatkan pelayanan pemadam kebakaran dengan melibatkan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan kebakaran. Selain kebakaran, para relawan nantinya turut membantu penanganan berbagai kondisi penyelamatan nonkebakaran di wilayah masing-masing. “Redkar menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan, mitigasi, penanganan awal bencana kebakaran serta membantu kelancaran komunikasi di wilayah desa maupun kelurahan,” katanya, Selasa (21/07). Ilham menjelaskan, anggota Redkar dapat berasal dari berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh pemuda, tokoh masyarakat, warga, hingga perangkat desa dan kelurahan. Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros, M Jalaluddin Roem Nurdin, mengatakan keberadaan Redkar diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya. Setelah terdaftar dan teregistrasi, seluruh anggota Redkar akan mendapatkan pelatihan dasar dari Damkar Maros. Dalam pelaksanaannya, relawan akan membantu memberikan edukasi kepada masyarakat, menyampaikan informasi keselamatan kebakaran, serta melaporkan secara dini kejadian atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran. Redkar juga akan membantu pengamanan lokasi sebelum petugas tiba dan mendukung proses evakuasi sesuai kemampuan serta arahan petugas. “Relawan juga akan membantu pendataan kejadian kebakaran di wilayahnya, menjadi penghubung antara masyarakat dan Damkar serta mendukung berbagai kegiatan pembinaan yang dilaksanakan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros,” tutupnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua