Langsung ke konten
News

Pemkab Gowa Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Pelatihan Promosi Digital

Redaksi Diperbarui
(Foto : IST)
(Foto : IST)
KabarMakassar.com -- Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus mendorong penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menggelar Pelatihan Strategi Promosi Produk Ekonomi Kreatif Kepariwisataan yang berlangsung di Hotel Grand Makassar, Rabu (30/7). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif di sektor pariwisata, khususnya dalam hal strategi promosi dan pemanfaatan teknologi digital. “Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha ekonomi kreatif agar mampu mengelola usaha secara profesional dan berdaya saing tinggi, terutama dalam pelayanan kepariwisataan,” ujar Andy Azis. Menurutnya, pertumbuhan sektor pariwisata di Gowa menunjukkan tren positif yang perlu dimanfaatkan dengan perencanaan matang dan strategi yang memberikan multiplier effect bagi percepatan ekonomi lokal. Andy Azis juga mendorong para pelaku ekonomi kreatif untuk lebih aktif memanfaatkan platform digital dan media sosial dalam memasarkan produk dan jasa kepariwisataan. Saat ini, katanya, hampir seluruh aktivitas pembelian dan pencarian informasi produk dilakukan melalui media digital. “Pelaku usaha harus mampu hadir di berbagai platform digital agar produk dan jasa yang ditawarkan mudah ditemukan oleh calon konsumen,” tegasnya. Ia menambahkan, dalam era komunikasi digital saat ini, membangun branding secara online menjadi keharusan. Digital marketing bukan hanya soal promosi, tapi juga strategi untuk menjangkau target pasar secara lebih cepat, tepat, dan luas. Sementara itu, Kepala Bidang SDM Disparbud Gowa, Suhraini Syafruddin dalam laporannya menyebutkan bahwa pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Juli hingga 1 Agustus 2025. Sebanyak 39 peserta dari kalangan pelaku usaha ekonomi kreatif di sektor pariwisata ikut ambil bagian. “Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang pemasaran digital, pentingnya inovasi produk, serta strategi meningkatkan penjualan dan membangun hubungan dengan konsumen,” jelas Suhraini. Untuk menunjang pelatihan, pihaknya menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yakni akademisi dari Poltekpar Makassar, praktisi marketing dari Lippo Sulawesi, serta pelaku UMKM sukses seperti owner Mimilicious. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa, Nasrun B, yang menyatakan dukungannya terhadap penguatan SDM ekonomi kreatif di daerah.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua