Langsung ke konten
News

Muetazim Sebut Pramuka Tetap Relevan di Tengah Perkembangan Era Digital

Redaksi Diperbarui
Ilustrasi pramuka (Dok: Int)
Ilustrasi pramuka (Dok: Int)
KabarMakassar.com - Gerakan Pramuka dinilai tetap relevan di tengah perkembangan teknologi dan era digital. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Maros, Muetazim Mansyur, menilai Pramuka memiliki nilai dan pedoman yang tetap dibutuhkan generasi muda. Menurut Muetazim, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak muda agar mandiri, disiplin, bertanggung jawab, memiliki semangat gotong royong, serta mencintai tanah air dan lingkungan. Ia mengibaratkan Gerakan Pramuka seperti pohon kelapa yang mampu tumbuh di berbagai tempat dan tetap bertahan di setiap zaman. “Saya kira tidak ada tantangan, karena Pramuka ibarat kelapa, dapat tumbuh di mana saja dan di era apa pun tetap eksis,” ujarnya, Jumat (14/08). Muetazim mengatakan, keberadaan Pramuka juga didukung pedoman pengajaran yang telah baku. Sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, peserta didik memiliki ruang untuk menentukan tingkat keseriusan dalam mengikuti kegiatan kepramukaan. “Karena dia ekstrakurikuler, mau tidak mau pasti ikut, tinggal siswanya saja mau serius atau tidak. Pedoman pengajarannya sudah baku,” katanya. Ia menyebut jumlah anggota Pramuka di Kabupaten Maros cenderung bertambah. Basis terbesar anggota berasal dari lingkungan sekolah mulai tingkat SD hingga SMA. “Kalau anggota tidak bisa dipastikan berkurang, justru bertambah karena anggota terbesarnya dari sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD sampai SMA,” jelasnya. Untuk memperkuat kegiatan kepramukaan, seluruh Kwarran di 14 kecamatan se-Kabupaten Maros juga menggelar kemah bakti dalam rangka Hari Pramuka ke-65 sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut diikuti anggota Pramuka dari seluruh tingkatan dan menjadi salah satu wadah pembinaan karakter sekaligus penguatan kegiatan kepramukaan di daerah.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua