KabarMakassar.com -- Kota Makassar kembali mencatatkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda 2025, kategori bergengsi dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kementerian Kesehatan RI.
Capaian ini menandai kenaikan level Makassar yang sebelumnya berada pada kategori dasar, Swasti Saba Padapa.
Keberhasilan ini hadir di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, yang mendorong penyelenggaraan tata kelola kota berbasis keberlanjutan dan kesehatan lingkungan.
Penghargaan diserahkan secara daring oleh Kementerian Kesehatan dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, Selasa (02/12).
Selanjutnya, penghargaan tersebut diperlihatkan kepada Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, sebagai bagian dari komitmen bersama lintas sektor dalam membangun lingkungan kota yang sehat.
“Makassar resmi naik kelas setelah sebelumnya pada tahun 2023 berada pada tingkat Swasti Saba Padapa, yang merupakan level dasar dalam penilaian kota sehat,” ujar Nursaidah.
Ia menjelaskan, tingkatan Swasti Saba terdiri dari Padapa, Wiwerda, Wistara hingga Paripurna sebagai level tertinggi. Tahun ini, Makassar berhasil melompat ke tingkat Wiwerda, yang menandakan peningkatan signifikan dalam pemenuhan sembilan tatanan dan 136 indikator KKS. Makassar juga tercatat sebagai satu dari 41 kabupaten/kota di Indonesia yang layak menerima predikat ini.
dr. Ida menambahkan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kerja kolaboratif berbagai pihak, mulai dari Forum Kota Sehat, OPD terkait, Forum Komunikasi Kecamatan Sehat, Pokja Kelurahan, hingga keterlibatan masyarakat dalam penyiapan lokus penilaian.
Pemerintah Kota Makassar menargetkan untuk kembali meningkatkan capaian pada penilaian KKS berikutnya.
“Target selanjutnya adalah meraih predikat Swasti Saba Wistara, bahkan menuju tingkat tertinggi Wistara Paripurna pada tahun 2027 mendatang,” jelasnya.
Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan tatanan Kota Sehat di tingkat kelurahan dan kecamatan.
“Prestasi ini bukti nyata keseriusan Kota Makassar dalam menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga,” tutupnya.
Pilihan Lain