Langsung ke konten
News

Lobi Strategis di Jakarta: Bupati Bantaeng Jemput Bola demi Transformasi RSUD Anwar Makkatutu

Redaksi
(Foto : IST)
(Foto : IST)
​KabarMakassar.com –- Langkah konkret diambil Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dalam upayanya meningkatkan standar kualitas kesehatan di Bumi Toa Jaya. Tak tanggung-tanggung, pria yang akrab disapa Uji ini menyambangi Kantor Kementerian Kesehatan RI untuk berdiskusi langsung dengan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, pada Kamis kemarin (18/12). ​Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formalitas. Bupati Fathul memboyong misi khusus: memaparkan blueprint pengembangan RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu agar naik kelas, baik dari segi infrastruktur maupun kecanggihan layanan medis. ​Dalam audiensi tersebut, Bupati didampingi oleh dua sosok kunci kesehatan Bantaeng, yakni Dirut RSUD Prof. Anwar Makkatutu, dr. H. Sultan, dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Andi Ihsan. Di hadapan Menkes, Bupati memaparkan visi besar untuk menjadikan RSUD Bantaeng sebagai pusat rujukan yang unggul di wilayah selatan Sulawesi Selatan. ​"Kami ingin memastikan masyarakat Bantaeng tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis spesialis yang kompleks. Fokus kami adalah peningkatan fasilitas dan pemenuhan alat kesehatan yang lebih modern," ujar M. Fathul Fauzy. ​Bupati menegaskan bahwa sinergi antara daerah dan pusat adalah kunci. Ia berharap Kementerian Kesehatan dapat memberikan dukungan strategis, baik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun program penguatan sistem kesehatan nasional. ​Menanggapi paparan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut positif inisiatif proaktif dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Dukungan dari pusat diharapkan mampu mengakselerasi transformasi layanan kesehatan yang lebih inklusif dan berkualitas bagi warga Bantaeng. ​Fokus Pengembangan: Peningkatan fasilitas gedung dan modernisasi alat kesehatan di RSUD Prof. Anwar Makkatutu. ​Sinergi Birokrasi: Kolaborasi langsung antara Bupati, Dinas Kesehatan, dan Direksi Rumah Sakit untuk memastikan data yang dipaparkan akurat dan tepat sasaran. ​Target Utama: Memperpendek jarak layanan kesehatan bagi masyarakat agar lebih cepat, tepat, dan terjangkau. ​Langkah "jemput bola" ke Jakarta ini menjadi sinyal kuat bahwa kepemimpinan baru di Bantaeng menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas utama dalam masa jabatannya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua