- Libur Penuh Selama Ramadhan Masyarakat mengusulkan agar sekolah diliburkan sepenuhnya selama bulan Ramadhan, dan kegiatan anak-anak diisi dengan program keagamaan di lingkungan masyarakat.
- Libur Paro-Paro (Setengah-Setengah) Pola ini mengacu pada praktik yang umum dilakukan, yaitu libur menjelang Ramadhan hingga beberapa hari pertama, kemudian kembali masuk sekolah seperti biasa. Libur tambahan diberikan menjelang Idul Fitri.
- Tanpa Libur Khusus Ada pula usulan agar tidak ada libur khusus selama Ramadhan, sehingga kegiatan belajar-mengajar tetap berlangsung seperti biasa.
News
Kapan Libur Sekolah Ramadhan Dimulai? Ini Penjelasan Mendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa keputusan mengenai libur sekolah saat Ramadhan telah disepakati dalam rapat lintas kementerian.
Redaksi
KabarMakassar.com -- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa keputusan mengenai libur sekolah saat Ramadhan telah disepakati dalam rapat lintas kementerian.
Namun, pengumuman resmi masih menunggu terbitnya Surat Edaran (SE) bersama dari tiga kementerian terkait.
“Sudah kita bahas tadi malam lintas kementerian. Tetapi pengumumannya menunggu SE bersama dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, serta Kementerian Dalam Negeri. Mudah-mudahan dalam waktu singkat,” kata Abdul Mu’ti usai menghadiri Tanwir 1 Aisyiyah di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (17/01).
Ia memastikan bahwa kesepakatan sudah tercapai dengan tiga kementrian mengenai libur sekolah saat ramadhan, namun isi dan detail keputusan akan diumumkan setelah SE diterbitkan.
“Intinya sudah kami bicarakan dalam rapat koordinasi lintas kementerian dan sudah ada kesepakatan. Kita tunggu sampai waktunya diumumkan,” tambahnya.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa ada berbagai usulan dari masyarakat terkait pola libur sekolah selama Ramadhan.
Pilihan Lain