Langsung ke konten
News

IHSG Dibuka Menguat, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tajam pada perdagangan Senin (27/04), menembus level 7.230 dengan kenaikan 1,4 persen. Simak rangkuman sentimen pasar terkini serta daftar rekomendasi saham dari berbagai broker untuk referensi keputusan investasi Anda hari ini.

Redaksi
Ilustrasi Saham (Dok: KabarMakassar).
Ilustrasi Saham (Dok: KabarMakassar).
KabarMakassar.com -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Senin (27/04). Terpantau, indeks mengalami penguatan sebesar 29,01 poin atau setara dengan 0,41 persen ke posisi 7.158 pada pukul 10.01 WITA. Dimana pada pukul 10.05 WITA tembus 1,4 persen hingga ke posisi 7.230. Tercatat, volume perdagangan tembus 6,75 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp2,96 triliun. Sementara itu, frekuensi yang terjadi ada 384.545 kali, saham yang menguat ada sebanyak 406, saham yang melemah ada 182 dan saham yang berada dalam posisi stagnan ada 145. Berdasarkan BRI Danareksa Sekuritas terdapat rebalancing yang menegaskan penentuan indeks di Bursa Efek Indonesia yang kini bukan lagi berdasarkan kapitalisasi pasar semata. Akan tetapi, saat ini lebih condong terhadap likuiditas, free float serta kualitas distribusi kepemilikan saham. Adanya perkembangan tersebut menjadi sentimen yang positif di pasar. Namun, saat ini pasar juga terus menyoroti perkembangan konflik global di Timur Tengah. Berikut disertakan rekomendasi saham yang dirangkum oleh sejumlah broker pada hari Senin (27/04), yaitu: CGS International Sekuritas -ANTM, PSAB, ARCI, ERAA, ADMR dan BFIN Panin Sekuritas -BUVA, PWON dan SMGR Mirae Asset Sekuritas -AUTO, BULL dan GTSI Phintraco Sekuritas -ADMR, ADRO, BFIN, ISAT, ULTJ dan SRTG MNC Sekuritas -ADMR, BULL, DAAZ dan HRTA BRI Danareksa Sekuritas -ANTM, BFIN dan ELSA BNI Sekuritas -CUAN, DEWA, HRTA, WIFI, TPIA dan BULL Philip Sekuritas -ULTJ Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua