KabarMakassar.com -- Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Fakultas Teknik Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Webinar Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) yang bekerjasama dengan PT Hanwha Mining Service Indonesia, Senin (27/02).
Webinar K3 tersebut diinisiasi oleh PT Hanwha dan memilih HMTI sebagai partner penyelenggara webinar.
Ketua Program Studi Teknik Industri FTI UMI, Dr Eng Ir Irma Nur Afiah mengatakan kegiatan tersebut fokus membahas implementasi K3 di area pertambangan
"Webinar K3 ini mengusung tema introduce superior human superior with safety culture yang menitikberatkan bagaimana implementasi K3 di area pertambangan," ungkapnya.
Selain itu ia menjelaskan sejak lima tahun terakhir FTI UMI telah membekali para alumni dengan pelatihan AK3U serta menjadi mata kuliah wajib yang terintegrasi dengan laboratorium ergonomi.
“Visi dari PT Hanwha yang berorientasi kepada K3 selaras dengan apa yang telah diimplementasikan oleh FTI UMI dalam 5 tahun terakhir dimana setiap alumni FTI akan dibekali dengan pelatihan AK3U. Bahkan di Prodi Teknik Industri sendiri, K3 adalah salah satu mata kuliah wajib. Yang juga terintegrasi dengan laboratorium ergonomi,” jelasnya.
Sementara itu, Area Manager PT Hanwa Mining Service Info, Hendra Yonatha mengapresiasi semangat HMTI dalam pelaksanaan webinar tersebut.
“Semoga ilmu yang kami sampaikan dapat bermanfaat dan ke depannya banyak kegiatan yang dapat dilaksanakan bersama,” ucapnya.
Dr Irma Nur Afiah pun berharap bahwa implementasi kerjasama dengan PT Hanwha dapat dimulai dengan mengirimkan mahasiswa kerja praktek hingga keterlibatan dalam penelitian dosen dan mahasiswa terkait K3 di pertambangan.
“Kami berharap terjalin kerjasama yang berkelanjutan, mahasiswa bisa kerja praktek, dosen bisa melaksanakan penelitian-penelitian terkait K3," harapnya.