Langsung ke konten
News

Gunung Sesean Torut Longsor, 93 KK Mengungsi

Redaksi Diperbarui

KabarMakassar.com -- Gunung Sesean, di Kecamatan Bangkelekila, Toraja Utara longsor, dimana 93 kepala keluarga (KK) mengungsi dan 8 rumah dilaporkan rusak, Sabtu (04/02).

Hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Toraja Utara ini membuat material longsor dari Gunung Sesean menyapu beberapa rumah warga, serta wilayah pertanian dan perkebunan.

Tidak hanya itu, material lonsor juga menimbun Sungai Bamba yang merupakan bagian dari akses jalan poros Roroan-Karonanga.

Kepala BPBD Toraja Utara Alexander Limbong mengatakan jika wilayah yang terdampak yakni di Dusun Kurra, Lembang To'yasa Akung, Kecamatan Bangkelekila dan sekitar 93 warga yang mengungsi dibeberapa tempat aman.

"Masih kita lihat situasinya, karena saat ini curah hujan masih tinggi, untuk itu kami menghimbau warga untuk mengungsi sementara. Kemudian bagi warga yang ingin melintas untuk mengambil jalan alternatif karena sebagian jalan poros menuju Lembang To'yasa Akung masih tertutup material longsor, kami sementara upayakan untuk membuka akses jalan itu," pungkasnya, Minggu (5/2).

Menurutnya, dalam insiden itu, tidak ada korban jiwa, namun pihak BPBD Torut berharap agar warga mengungsi dari radius 1 kilometer, karena potensi longsor bisa terjadi, sebab mata air dari gunung tersebut.

Semenatara, Kepala Pelaksana BPBD Sulsel Amson Padolo berharap warga untuk tetap waspada baik di wilayah Tana Toraja maupun Toraja Utara.

Hal ini dikarenakan curah hujan yang tinggi dan berpotensi mengakibatkan longsor.

"Kita berharap masyakat menghindari titik-titik rawan longsor, untuk wrga yang beraktifitas agar tetap berhati-hati. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan BPBD Toraja Utara agar lebih proaktif menangani bencana longsor ini serta melibatkan semua unsur dalam penanganan, penyaluran bantuan sementara kita laksanakan menanti apa-apa kebutuhan warga korban terdampak longsor," harapnya.

Dikabarkan, sebagian warga terdampak longsor masih mengungsi di Lembang Batulimbong dan Tongkonan Tanete. Bahkan warga sudah mendirikan tenda darurat dibeberapa tempat dilokasi tersebut.

 

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua