Langsung ke konten
News

Fakultas Vokasi dan LSP Unhas Gelar Sertifikasi dan Uji Kompetensi untuk Mahasiswa

Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan sertifikasi dan uji kompetensi (sertikom) untuk mahasiswa program studi Agribisnis Pangan yang berlangsung di Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar pada Rabu (30/07).

Redaksi
Ketua Program Studi Agribisnis Pangan Fakultas Vokasi, Pipik Diansari (Dok : Ist).
Ketua Program Studi Agribisnis Pangan Fakultas Vokasi, Pipik Diansari (Dok : Ist).
KabarMakassar.com — Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan sertifikasi dan uji kompetensi (sertikom) untuk mahasiswa program studi Agribisnis Pangan yang berlangsung di Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar pada Rabu (30/07). Sertifikasi dan Uji Kompetisi ini diikuti oleh 30 mahasiswa, berlangsung dalam beberapa sesi. Manajer Sertifikasi Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSP) Unhas, Dr. Abdul Aziz S menjelaskan bahwa sertikom ini bertujuan agar mahasiswa vokasi Unhas dapat memperoleh sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang tentunya menjadi modal penting dalam menghadapi dunia kerja. "Semakin banyak mahasiswa kita yang mengikuti uji kompetensi ini, sehingga mereka memiliki pengakuan secara nasional terhadap kompetensi yang dimiliki," ungkapnya Ketua Program Studi Agribisnis Pangan Fakultas Vokasi, Pipik Diansari menjelaskan mahasiswa Fakultas Vokasi, khususnya Prodi Agribisnis Pangan, diwajibkan mengikuti magang di dunia usaha dan industri (DUDI), yang memungkinkan mereka untuk lebih siap menghadapi ujian kompetensi. "Sertikom ini sangat berguna di dunia usaha dan industri, karena memberikan bukti bahwa mahasiswa telah memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja," jelas Pipik. Tantangan terbesar dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah distribusi peserta yang tersebar di berbagai daerah. Namun hal ini bukan menjadi penghalang, mengingat pentingnya Sertikom sebagai modal dasar dalam dunia kerja. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri ini diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang siap pakai, tidak hanya memiliki pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan sertifikat kompetensi yang diperoleh, para mahasiswa akan lebih percaya diri dan memiliki nilai tambah yang signifikan ketika memasuki dunia profesional.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua