KabarMakassar.com -- Menata kembali sektor pariwisata daerah pasca pandemi Covid-19, Toraja memiliki ajang bergengsi untuk menarik perhatian dari wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satu even yang digelar bertajuk Toraja Carnaval 2022.
Even promosi wisata ini secara resmi dibuka di objek wisata Buntu Burake Makale, Tana Toraja, Kamis (19/5). Even promosi wisata ini diinisiasi oleh Anggota DPRD Sulsel Jhon Rende Mangontan (JRM). Dimana even ini digelar selama tiga hari terhitung hari ini, Kamis 19 hingga Sabtu, 21 Mei 2022.
Pembukaan event Toraja Carnaval 2022 dimulai dengan parade seni budaya seperti Malemba’ atau ma’passan tua’ lan suke, malemba’ pare, marengnge’ baka, dan lain-lain. Kemudian Ma’bugi, Ma’barrung, dan lain-lain. Disusul marching band dari SMA Katolik Makale.
Pembukaan Toraja Carnaval ditandai dengan pemukulan gendang oleh Gubernur Sulawesi Selatan, yang diwakili Asisten I Setprov, Tautoto Tanaranggina Sarungallo didampingi Ketua Panitia, sekaligus penggagas Toraja Carnaval, John Rende Mangontan.
Pada sore harinya digelar lomba tari kreasi Toraja dan ditutup dengan penampilan artis Glow Rossa serta sejumlah artis lokal. Saat berita ini ditulis, acara masih berlangsung di Buntu Burake.
Dalam laporannya, Ketua Panitia, yang juga anggota DPRD Sulsel, John Rende Mangontan menyatakan event ini digelar dengan tujuan menggairahkan kembali kunjungan wisata yang sempat anjlok akibat pandemi Covid-19.
JRM, sapaan akrab John Rende Mangontan, mengatakan event ini sengaja melibatkan kaum milenial untuk menumbuhkan kecintaan, kepedulian, dan kreatifitas anak muda dalam mendukung pemerintah, terutama di bidang pariwisata dan budaya.
Politisi Partai Golkar ini juga menyebut, biaya penyelenggaraan event berasal dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan, juga sponsor JRM Community, serta penjualan karcis.
“Event besar yang berlangsung selama tiga hari ini menelan anggaran sekitar Rp 900 juta. Sebanyak Rp 400 juta bersumber dari Pemprov Sulsel dan sisanya dari sponsor JRM Community serta penjualan karcis,” katanya.
Hadir dalam acara pembukaan ini, selain Asisten I Setprov Sulsel, juga pejabat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, perwakilan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Kajari Tana Toraja, Dandim 1414 Tana Toraja, Sekda Toraja Utara, Asisten I Setda Tana Toraja, serta sejumlah Kepala OPD dan anggota DPRD Tana Toraja.
Diramaikan Tiga Artis Ibu Kota
Event kolaborasi antara budaya, kreatifitas, dan penyaluran bakat anak muda ini akan dimeriahkan oleh tiga artis ibu kota, masing-masing Donnie Sibarani, Sharon Britney Graviella Padidi, dan Glow Rossa.
Donnie Sibarani alias Doni adalah mantan vokalis group band Ada Band. Sedangkan Sharon Britney Graviella Padidi alias Sharon Idol adalah pemenang ajang pencari bakat Indonesian Idol. Sedangkan Glow Rossa adalah artis yang sedang naik daun dengan lagu hitsnya, Jangan Lumpuhkan Cintaku.
Setiap hari, selama tiga hari gelaran event, selain carnaval budaya, busana adat, dan kerajinan UMKM, pengunjung juga akan dihibur oleh artis ibukota serta sejumlah artis lokal. Glow Rossa akan tampil di hari pertama dan kedua, sedangkan Donnie eks “Ada Band” dan Sharon akan tampil di hari terakhir, malam minggu.
Acara juga diisi dengan Perlombaan Tari Kreasi Anak-anak Milineal, Festival Band se Sulawesi, Peragaan Fashion Show, dan Pameran UMKM. Karena kegiatan ini diselenggarakan di objek wisata, sehingga untuk mendukung pendapatan daerah, penonton konser disediakan tiket, baik kelas VIP maupun umum. Tiket konser untuk umum dijual seharga Rp 5.000 untuk hari pertama dan kedua. Sedangkan hari terakhir dijual Rp 10.000.