KabarMakassar.com -- Rumah Sakit (RS) Otak dan Jantung Pertamina Royal Biringkanaya Makassar diresmikan, Rabu (30/03). Peresmian dilakukan secara langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.
Dalam sambutannya, Menteri BUMN, Erick Thohir mengapresiasi didirikannya rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit rujukan atas kasus-kasus penyakit otak dan jantung.
"Saya sangat mengapresiasi didirikannya rumah sakit ini sebagai nantinya menjadi rujukan atas kasus-kasus penyakit otak dan jantung," ungkapnya.
Selain itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menjelaskan alasan pendirian rumah sakit tersebut dikarenakan 21 persen penyumbang angka kematian merupakan penyakit struk dan 17 persen prevelensi menderita struk berada di Kota Makassar dan tertinggi di Indonesia.
Selain itu pihaknya menyebut RS Otak dan Jantung Pertamina Royal Biringkanaya Makassar masuk kategori B. Dilengkapi dengan smart sistem dan menjadi rujukan bagi penderita kasus-kasus penyakit otak, jantung, pembuluh darah dan sistem saraf baik dari dalam dan luar negeri.Â
"Rumah sakit ini tentunya bakal menjadi rujukan atas kasus-kasus penyakit otak dan jantung bagi masyarakat baik dari dalam atau luar negeri," bebernya.
Pihaknya melaporkan pengembangan dan pembangunan rumah sakit tersebut melalui sinergi BUMN, dan selesai dalam waktu 8 bulan dengan luas lahan 11.300 meter.
Selain itu perwakilan dari  Kementerian Kesehatan RI, Prof Abdul Kadir turut berterima kasih dan mengapresiasi hadirnya pelayanan rumah sakit otak dan jantung tersebut.
Menurutnya saat ini kebutuhan terhadap rumah sakit masih kurang sehingga dengan adanya rumah sakit ini, sangat membantu dan mendorong percepatan kesehatan di Indonesia.
"Saya sangat mengapresiasi BUMN dan Pertamina yang telah mendorong dan membantu pelayanan kesehatan dengan adanya rumah sakit ini. Kita ketahui saat ini kita masih kurang pelayanan kesehatan terutama rumah sakit sehingga hal ini sangat diapresiasi," pungkasnya.