- Kaku pada rahang
- Kaku di lengan tangan kiri
- Luka jerat dengan panjang 27 cm dan lebar 0,5 cm
- Teraba massa di leher depan, dengan riwayat penyakit gondok/tiroid
- Ruam merah di lengan kiri atas
- Lebam mayat pada bagian belakang tubuh
News
Diduga Gantung Diri, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang wanita bernama Warni Wardiah (31), seorang ibu rumah tangga (IRT), ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di Dusun Pelattoang, Desa Pelattoang, Kecamatan Tameroddo Sendana, Kabupaten Majene, pada Minggu (02/02).
Redaksi
KabarMakassar.com -- Seorang wanita bernama Warni Wardiah (31), seorang ibu rumah tangga (IRT), ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di Dusun Pelattoang, Desa Pelattoang, Kecamatan Tameroddo Sendana, Kabupaten Majene, pada Minggu (02/02).
Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya. Dari keterangannya, waktu kejadian ia mendorong pintu kamar dan mendapati istrinya dalam keadaan terjatuh dengan tali masih melingkar di lehernya.
Ia segera mengangkat korban ke tempat tidur dan menduga istrinya telah melakukan aksi bunuh diri.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polres Majene yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Laurensius Madya Wayne, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi. Sebelumnya, personel Polsek Sendana telah mengamankan lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi sekitar pukul 16.00 WITA, saksi Asnawir (26), yang merupakan keponakan korban, mendapatkan kabar dari sepupunya, Arfa Ariani, bahwa korban meninggal dunia dengan dugaan bunuh diri.
"Saat menerima informasi tersebut, Asnawir yang berada di rumah temannya, langsung bergegas menuju rumah korban yang berjarak sekitar 15 meter. Sesampainya di lokasi, ia melihat suami korban dalam keadaan panik. Kemudian ia langsung masuk ke kamar dan menemukan korban sudah terbaring di tempat tidur. Asnawir kemudian membuka tali yang masih melilit di leher korban," kata Kasatreskrim.
Hasil visum menunjukkan beberapa kondisi pada jenazah korban, di antaranya:
Pilihan Lain