KabarSelayar.id – Diberitakan Sebelumnya, terkait penampakan sebuah alat berat melakukan aktivitas pengerukan pasir dan mobil truk plat merah sedang mengangkut pasir di muara sungai pantai Bua-Bua di jalan Soekarno Hatta, Kota Benteng, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar yang sedang disoroti publik.
Publik menilai kegiatan itu dapat merusak lingkungan dan berpotensi merusak tanggul penahan gelombang air laut, selain itu, kondisi pondasi tanggul sudah terlihat akibat terkikis ombak.
Sesuai yang diberitakan bahwa, nama Dandim 1415 Selayar disebut oleh pihak pelaksana pengerukan pasir, selanjutnya awak media mengkonfirmasi Dandim Selayar, Nanang Agung Wibowo terkait hal itu melalui via telepon.
Kemudian dalam berita yang dimuat, Dandim menjawab "Ia memang hanya 2 truk untuk kebutuhan timbunan di belakang Kodim 1415, dan itu kemarin, bukan hari ini, jelasnya kepada Pewarta, pada Kamis (23/2/2023), sore.
Pernyataan Dandim, Nanang menuai perbincangan publik grup whatsapp, sehingga Nanang mengklarifikasi terkait hal itu kepada awak media bahwa kegiatan pengambilan pasir tersebut itu bukan dari perintahnya dan tidak mengetahui adanya kegiatan di tempat tersebut.
"Kita perlu luruskan persoalan ini, jangan sampai publik salah tanggapan atau salah dalam menilainya. Saya tidak pernah menyuruh mengambil pasir di tempat itu, apalagi mengarahkan ke tempat sesuai yang diberitakan," Jelas Dandim.
Lebih lanjut Dandim 1415 selayar menjelaskan bahwa terkait timbunan untuk pembangunan jalan setapak untuk akses perumahan kodim, ia hanya menyuruh anggotanya untuk cari timbunan.
"Saya menyuruh anggota mencari timbunan untuk menyelesaikan pembangunan jalan setapak. Mengenai aktivitas pengerukan pasir itu, saya tidak tahu apalagi mengarahkan alat berat dan menyuruh mengambil pasir di muara sungai itu tidak benar karena saya tidak memiliki alat berat," ungkapnya.
Dandim 1415 Kepulauan Selayar menegaskan,"Jangan mengatasnamakan Dandim dalam kegiatan pengerukan pasir tersebut, karena tidak ada sangkut pautnya dan sama sekali tidak ada keterlibatan didalamnya," pungkasnya.