KabarMakassar.com -- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) menyoroti maraknya produk makanan olahan berbahan baku impor dan ultra processed food, di tengah melimpahnya sumber daya laut lokal yang belum dimaksimalkan.
Ia mendorong optimalisasi bahan baku perikanan Makassar melalui penguatan hilirisasi dan inovasi produk.
Pernyataan itu disampaikan Appi saat audiensi Pemerintah Kota Makassar dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Makassar di Balai Kota, Kamis (8/1).
“Sekarang ini bahan-bahan makanan olahan menjamur di mana-mana, padahal kita punya bahan mentah laut yang sangat baik. Ini yang harus kita jalankan bersama,” kata Appi.
Ia menegaskan komitmen Pemkot Makassar memperkuat sinergi dengan KKP untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sektor perikanan, khususnya melalui pengawasan mutu dan percepatan hilirisasi produk.
Menurut Appi, sebagai kota pesisir, Makassar memiliki potensi kelautan besar yang belum tergarap optimal. Ia mencontohkan pengembangan ekspor perikanan oleh salah satu perusahaan di Biringkanaya serta inovasi komoditas seperti landak laut yang menunjukkan hasil positif.
“Apa yang kita lihat di Biringkanaya itu luar biasa. Ini membuktikan banyak potensi laut yang sebenarnya bisa kita eksplor,” ujarnya.
Appi juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali gerakan gemar makan ikan melalui sosialisasi masif, terutama di lingkungan sekolah, guna membangun pola konsumsi sehat sejak dini.
“Kalau tidak, anak-anak kita akan terus disajikan makanan ultra processed food yang tidak memberi manfaat bagi tumbuh kembang mereka,” tegasnya.
Selain hilirisasi dan konsumsi, Pemkot Makassar menempatkan pembinaan nelayan sebagai fokus utama. Munafri menilai kesejahteraan nelayan berkorelasi langsung dengan kualitas hasil perikanan yang dihasilkan.
“Kesejahteraan nelayan sangat menentukan mutu produk perikanan kita,” katanya.
Appi berharap kolaborasi Pemkot Makassar dan KKP dapat berjalan berkelanjutan, termasuk dalam pelaksanaan program dan kegiatan bersama di lapangan.
“Kalau ada kegiatan yang harus dilakukan bersama, kami siap melaksanakannya,” pungkasnya.
Pilihan Lain