Langsung ke konten
News

Antusias Tinggi, Simulasi SPMB Makassar Diperpanjang 21 Mei

Pemerintah Kota Makassar memperpanjang simulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) hingga 21 Mei 2026 guna mengatasi kendala teknis dan meminimalisir kebingungan masyarakat sebelum pendaftaran resmi dibuka.

Redaksi Diperbarui
Tim Ahli Pemkot Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi, Andi Gita Namira Patigan saat Menjelaskan Soal Simulasi SPMB 2026 (Dok: Sinta KabarMakassar).
Tim Ahli Pemkot Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi, Andi Gita Namira Patigan saat Menjelaskan Soal Simulasi SPMB 2026 (Dok: Sinta KabarMakassar).
KabarMakassar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperpanjang masa simulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) hingga 21 Mei 2026 menyusul tingginya antusiasme masyarakat sekaligus munculnya sejumlah kendala teknis pada alur pendaftaran. Tim Ahli Pemkot Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi, Andi Gita Namira Patigan, mengatakan keputusan memperpanjang simulasi diambil setelah evaluasi dua hari awal pelaksanaan yang menunjukkan masih adanya kebingungan di kalangan pengguna. “Simulasinya awalnya cuma dua hari, tapi antusiasme masyarakat sangat tinggi dan banyak pertanyaan masuk. Dari situ kami melihat ada beberapa flow yang memang perlu diperbaiki,” kata Gita, Sabtu (16/05). Ia menjelaskan, simulasi diperpanjang agar tim teknis bisa langsung membenahi sistem berdasarkan masukan warga sebelum pendaftaran resmi dibuka. “Karena ini sistem baru, kami ingin meminimalisir kebingungan saat SPMB dimulai. Kalau ada alur yang membingungkan, kami perbaiki saat itu juga,” ujarnya. Pemkot juga menyiapkan kanal komunikasi melalui grup WhatsApp atau Telegram untuk menampung keluhan dan masukan pengguna secara cepat. Simulasi ini berlaku untuk jenjang TK, SD, hingga SMP. Dari sisi teknis, Pemkot Makassar juga memisahkan server pendaftaran untuk mengantisipasi lonjakan akses bersamaan saat proses penerimaan dibuka. “Kalau user masuk dalam jumlah besar secara bersamaan, risiko server down bisa diminimalisir. Sebelum pelaksanaan juga kami sudah melakukan pen-test beberapa kali,” tukasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua