KabarMakassar.com -- Andi Sugiarti Mangun Karim atau akrab disapa Andi Ugi resmi mengucapkan sumpah sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2024-2029.
Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, di Ruang Paripurna sementara DPRD Sulsel, di Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Rabu (17/09/2025).
Andi Ugi merupakan politisi senior dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menggantikan Hamsyah Ahmad. Hamsyah sebelumnya adalah Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng sekaligus caleg DPRD Sulsel terpilih PPP dari daerah pemilihan (Dapil) IV Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar dengan perolehan 15.257 suara pada Pemilu 2024.
Namun, Hamsyah gagal dilantik karena tersandung kasus hukum. Dia menjadi tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran rumah tangga DPRD Bantaeng yang merugikan negara Rp4,9 miliar.
Sebagai penggantinya, PPP mengajukan nama Andi Ugi yang juga Ketua DPC PPP Kabupaten Bantaeng dengan raihan 8.858 suara, terbanyak kedua di Dapil IV.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menyampaikan rasa syukurnya atas kelengkapan anggota dewan yang kini genap berjumlah 85 orang. Dia menilai momentum ini menjadi semakin istimewa karena anggota baru yang dilantik adalah politisi perempuan.
“Kami bersyukur bahwa Alhamdulillah kita bisa lengkap 85 orang dan kesyukuran saya bertambah lagi karena yang dilantik adalah politisi perempuan sehingga menggenapkan kami politisi perempuan di DPRD Sulsel jadi 22 orang,” ujarnya.
Andi Rachmatika Dewi juga menyinggung posisi Andi Ugi yang menggantikan anggota sebelumnya yang tersandung kasus hukum.
Menurutnya, kapasitas dan pengalaman panjang Andi Ugi di dunia politik membuatnya siap menghadapi tugas dan tanggung jawab sebagai legislator.
“Andi Ugi kan bukan politisi baru kemarin. Beliau sudah kenyang akan pengalaman, paham akan tugas dan fungsinya sebagai anggota DPRD, 33 tahun berkarir sebagai seorang legislator, saya pikir beliau akan dengan mudah menyesuaikan dengan suasana dan pekerjaan yang akan beliau lakukan,” kata Cicu, sapaan akrabnya.
Lebih jauh, dia menilai kehadiran Andi Ugi akan memberi dampak positif bagi kinerja lembaga. Bahkan, dengan jam terbang yang dimiliki, sosoknya diyakini dapat menjadi teladan bagi legislator baru di DPRD Sulsel.
“Justru saya pikir kehadiran beliau ini akan banyak memberikan inspirasi dan juga teladan untuk para teman-teman legislator Sulsel yang mungkin masih baru dan perlu banyak belajar dan mendapatkan bimbingan,” tambahnya.
Sementara itu, Andi Ugi menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi awal dari pengabdiannya di periode 2024-2029. Dia menekankan bahwa jabatan bukanlah tujuan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Tentu ini adalah awal pengabdian saya untuk periode 2024-2029. Ini bukan persoalan jabatan, tetapi persoalan amanah yang harus dilaksanakan dengan konsistensi dan komitmen, karena berkaitan dengan kepentingan orang banyak, khususnya masyarakat saya di Dapil IV, Bantaeng, Jeneponto, dan Selayar,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, yang turut hadir dalam acara ini menjelaskan mekanisme panjang yang membuat pelantikan berlangsung lebih lambat dari jadwal normal. Dia memastikan bahwa proses tersebut tetap sesuai aturan perundang-undangan.
“Pelantikan ini hal yang lumrah, sesuai dengan prosedur peraturan perundang-undangan, kenapa terlambat, karena di awal ada proses yang mesti diselesaikan dulu secara internal partai setelah itu dilanjutkan ke gubernur, gubernur lanjutkan ke Mendagri. Makanya pelantikannya agak terlambat tapi masa jabatannya tetap 5 tahun sampai 2029,” terang Jufri.
Mengenai harapan terhadap kiprah Andi Ugi, Jufri menilai hal itu tak perlu lagi disampaikan. Dengan rekam jejak panjangnya di dunia politik, dirinya yakin Andi Ugi sudah memahami peran dan tanggung jawab yang diemban.
“Tidak perlu kita sampaikan harapan. Senior sekali ini. 35 tahun jadi anggota DPR kabupaten, provinsi. Sebelum kita ucapkan harapan itu beliau sudah paham,” ucapnya.
Jufri menambahkan bahwa dirinya sudah lama mengenal sosok Andi Ugi. Hubungan keduanya terjalin sejak dia menjabat kepala OPD hingga kini menjadi Sekda Sulsel. Dari pengalamannya, dia menilai Andi Ugi sebagai figur kritis dan berintegritas.
“Sejak saya masih kepala OPD, sudah sama-sama jadi mitra sampai saja jadi kepala Bappeda, tetap sama-sama. Saya paham beliau dengan beliau tahu juga bagaimana. Insyallah, orangnya sangat akomodatif tapi kritis,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut juga turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Bantaeng M Fathul Fauzy Nurdin, Bupati Barru yang juga mantan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, serta Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan Amir Uskara.
Pilihan Lain