KabarSelatan.id -- Satu Unit rumah panggung di Kampung Mannyumbeng, Kelurahan Biringkassi, Kecamatan Binamu, Kabuapaten Jeneponto, Sulsel ludes dilalap si jago merah.
Peristiwa itu pun dibenarkan Kapolsek Binamu, Iptu Blasius Basthion Soge mengungkapkan jika insiden ini menimpa rumah Baharuddin (45) yang kesehariannya bekerja sebagai petani.
Basthion menuturkan, kejadian ini mulai terjadi sekira pukul 20.10 Wita. Kamis (31/08) malam.
"Diduga kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik dibagian kamar korban," ungkapnya.
Namun, kobaran api baru diketahui saksi mata atau tetangga korban bernama Daeng Kulle (55) sekitar pukul 20.20 wita.
Menurut pengakuannya, pertama kali dia melihat gumpalan asap tebal disertai api di bagian tengah rumah tersebut lalu kemudian Daeng Kulle berteriak.
"Nia Ambu, pepe-pepe (ada asap, api-api),"sahut Daeng Kulle saat meminta pertolongan warga.
Berselang beberapa menit kemudian, warga pun tiba untuk memandamkan kobaran api dengan alat seadanya.
Baharuddin (pemilik rumah) yang sebelumnya berada dirumah Mamang juga tiba dilokasi lalu kemudian Dia bersama warga lain tetap berusaha memadamkan api. Namun usaha tersebut sia-sia, si jago merah tetap tak mampu dijinakkan.
Kobaran api baru dapat dipadamkan berselang 1 jam lebih kemudian, setelah mobil damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Jeneponto tiba dilokasi.
" Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 22.00 Wita, usai tim Damkar menerjunkan 3 unit mobil ke lokasi," kata Basthion.
Beruntung saat kejadian, pemilik rumah bersama keluarganya tidak berada di rumahnya melainkan berada di rumah Mamang yang jaraknya kurang lebih 150 meter dari rumah korban.
Meski tak ada korban jiwa, korban menderita kerugian material senilai puluhan juta rupiah.
"Selain kehilangan tempat tinggal, korban juga harus kehilangan uang sebesar Rp 1 juta, 2 ekor kambing senilai Rp 4 juta dan ditaksir jumlah kerugian korban sebesar Rp 60 juta," beber Basthion.
Â