News
70 Warga Sekitar DPRD Sulsel Terima Bantuan Sembako Pasca Kebakaran
Sebanyak 70 warga yang tinggal di sekitar kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Karuwisi, Kota Makassar, menerima bantuan sembako dalam program Jumat Berkah, Jumat (05/09).
Redaksi
KabarMakassar.com — Sebanyak 70 warga yang tinggal di sekitar kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Karuwisi, Kota Makassar, menerima bantuan sembako dalam program Jumat Berkah, Jumat (05/09).
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi bersama Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi. Penyaluran sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus perhatian terhadap warga yang sempat terdampak insiden kebakaran dan aksi demonstrasi pada 29 Agustus 2025 lalu.
Fatmawati Rusdi mengatakan, Jumat Berkah merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap pekan. Namun kali ini difokuskan bagi warga sekitar kantor DPRD yang masih merasakan trauma pasca kebakaran.
“Di sini tadi ada 70 paket sembako yang dibagikan. Warga sempat menceritakan bagaimana mereka tidak bisa tidur sampai pagi karena khawatir api menjalar ke rumah, sambil memikirkan keselamatan anak-anak dan barang-barang mereka,” ujar Fatmawati.
Awalnya, pembagian bantuan direncanakan berlangsung langsung di pemukiman warga. Namun, setelah berkoordinasi dengan pimpinan DPRD serta menyesuaikan waktu salat Jumat, kegiatan dipusatkan di halaman kantor DPRD Sulsel.
“Awalnya hanya mau simbolis, tapi ternyata banyak warga hadir langsung. Jadi kita bagikan di sini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menegaskan bahwa bantuan ini juga sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian warga sekitar yang turut membantu saat peristiwa kebakaran terjadi.
“Ini bagian dari Jumat Berkah, karena pada tanggal 29 itu banyak warga sekitar ikut turun membantu. Jadi ini adalah bentuk perhatian sekaligus permohonan maaf kami atas ketidaknyamanan akibat kejadian demonstrasi beberapa waktu lalu. Kebetulan juga bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga pembagian sembako ini sekaligus jadi pengingat kebersamaan,” jelasnya.
Penyaluran bantuan berlangsung sederhana namun penuh haru. Aparat TNI yang sebelumnya disiagakan di sekitar kantor DPRD juga mulai ditarik karena situasi dianggap kondusif.
Selain itu, pemerintah provinsi bersama Bulog juga menggelar pasar murah di sejumlah titik di Makassar untuk menyalurkan beras SPHP dan memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau.
Pilihan Lain