News
2 Jam Bahas Masa Depan Sidrap, Aksa Mahmud Sepakat Investasi Benih dan Properti
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Aksa Mahmud sepakat kembangkan sektor perbenihan dan investasi properti di Sidrap.
Redaksi
KabarMakassar.com -- Pertemuan selama dua jam antara Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, dan Founder Bosowa Group, Aksa Mahmud, berujung pada kesepakatan strategis yang menyasar dua sektor utama sekaligus yaitu pertanian dan investasi properti di Kabupaten Sidrap.
Pertemuan tersebut diposting Syaharuddin dalam akun Instagram pribadi miliknya yang berlangsung di hotel Claro Kota Makassar, pada Kamis (26/03).
Pertemuan yang merupakan tindak lanjut dari ajang Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) itu langsung diarahkan pada langkah konkret, terutama penguatan sektor perbenihan melalui PT Galung Loanna Indonesia yang berada di bawah Bosowa Group.
Aksa Mahmud menegaskan, pembahasan utama dalam pertemuan tersebut tidak hanya fokus pada pertanian, tetapi juga membuka peluang investasi besar di daerah.
“Alhamdulillah, yang kita bicarakan pertama soal penangkaran benih di Sidrap. Kemudian, Bapak Bupati juga meminta kita membangun hotel dan mal di Sidrap,” ujar Aksa.
Menurutnya, penguatan penangkaran benih menjadi kunci untuk mendongkrak produktivitas pertanian, sekaligus menopang posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung beras nasional.
Di sisi lain, rencana pembangunan hotel dan pusat perbelanjaan dinilai akan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menarik aktivitas bisnis dan pariwisata ke daerah tersebut.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyebut pertemuan itu sebagai langkah cepat pasca-PSBM untuk memastikan kerja sama tidak berhenti pada wacana.
“Hari ini saya menindaklanjuti PSBM, rapat terbatas hampir dua jam dan banyak menerima ilmu dari orang tua kita,” kata Ketua DPW Nasdem Sulsel itu.
Ia menegaskan, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah meningkatkan kapasitas perbenihan guna mendongkrak hasil produksi petani.
“Insya Allah kita akan tambahkan persiapan perbenihan di Sidrap agar produktivitas meningkat dan Sidrap semakin kuat sebagai lumbung beras Indonesia,” jelasnya.
Syaharuddin juga menyambut positif rencana investasi Bosowa di sektor properti yang dinilai akan memberi efek berganda bagi ekonomi masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini membawa berkah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sidrap,” tukasnya.
Pilihan Lain