Langsung ke konten
Kriminal

Polisi Periksa Dokter yang Diduga Lecehkan Pasienya di Luwu

Redaksi
Ilustrasi KabarMakassar
Ilustrasi KabarMakassar
KabarMakassar.com -- Polisi melakukan pemeriksaan terhadap seorang dokter, inisial JHS yang diduga melakukan pelecehan terhadap pasienya, di salah satu rumah sakit di Kabupate Luwu. “Sudah sementara diperiksa,” kata Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jody Dharma kepada KabarMakassar.com, Minggu (29/06). Selain melakukan pemeriksaan terhadap oknum dokter tersebut, Jody menyebutkan pihaknya juga memeriksa sejumlah orang sebagai saksi termasuk korban. “Beberapa saksi diperiksa baik saksi perawat maupun saksi pelapor, dan juga ada saksi korban sudah diperiksa. Saksi Sekitar 7 orang,” ungkapnya. Selain pemeriksaan saksi, kata Jody korban juga telah mendapatkan pemeriksaan psikologi dan didampingi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPA) Kabupaten Luwu. “Kita lagi lakukan pemeriksaan psikologis korban dan korban itu nanti ke Makassar, dan hasilnya nanti olah perkara disitu, ditentukan naik sidik atau tidaknya,” katanya. Sebelumnya diberitakan, seorang pasien melaporkan seorang dokter yang bertugas di salah satu rumah sakit di Luwu, berinisial JHS. Dokter tersebut diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap pasiennya yang berusia 17 tahun saat berobat. "Iya benar, ada dokter dilaporkan oleh pasiennya terkait dugaan cabul, korban berusia 17 tahun" kata Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jody Dharma saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (25/06). Kasus dugaan pencabulan oleh seorang dokter tersebut, kata Jody terjadi pada Minggu (22/06) kemarin, saat korban berobat ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Luwu. "Kejadiannya Minggu kemarin, korban dilecehkan dengan cara dipegang dan dicium, sehingga saat itu juga dilaporkan oleh korban," ungkapnya. Sementara ini, kata Jody pihaknya masih melakukan penyelidikan setelah menerima laporan korban, dan akan menjadwalkan agenda pemeriksaan terhadap terlapor. "Masih proses penyelidikan, terlapor belum kita mintai keterangan tapi akan kita jadwalkan," kata Jody.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua