Langsung ke konten
Ekonomi Bisnis

QRIS Melejit di Sulsel, Merchant Tembus 1,3 Juta

OJK Sulselbar laporkan realisasi program TPKAD: dorong UMKM pakai QRIS, program OSOA untuk pelajar, KUR untuk UMKM, Agen Lakupandai, dan pengembangan ekonomi inklusif di lima desa.

Redaksi
Ilustrasi UMKM (Dok: KabarMakassar)
Ilustrasi UMKM (Dok: KabarMakassar)
KabarMakassar.com -- Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, membeberkan terkait dengan realisasi program TPKAD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (09/03). Dia mengatakan, salah satu realisasi program yang dilakukan adalah dengan mendorong pelaku UMKM menggunakan QRIS. "Didorong untuk mempercepat akses keuangan melalui digitalisasi produk layanan atau keuangan menggunakan QRIS. Total merchant QRIS sendiri ada 1.319.115," ucapnya. Selain, QRIS adapula One Student One Account atau OSOA. Dimana ini mendorong budaya menabung sejak dini dengan target satu rekening satu pelajar. "Total rekening yaitu 2.032.302, kemudian nominalnya sendiri berkisar Rp336,42 miliar," paparnya. Ia menyebut, ada juga ekosistem keuangan inklusif (EKI). KUR disalurkan pada pelaku UMKM sebanyak 16 debitur dengan total pembiayaan sebesar Rp3,5 miliar dan pembentukan 6 Agen Lakupandai disetiap desa. "Lima Desa EKI tahun 2025 terdiri dari Bulubulu di Bone, Bacu di Bone, Tetewatu di Soppeng, Mattoanging di Bulukumba dan Mandatta di Enrekang," tuturnya. Lebih lanjut, disampaikan bahwa selain itu ada program tentang program hapus ikatan rentenir di Sulawesi, program pemberdayaan ekosistem bisnis UMKM melalui klasterisasi, ekosistem pusat inklusi keuangan syariah (EPIKS) serta program pengembangan ekonomi daerah kakao.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua