Langsung ke konten
Ekonomi Bisnis

Masih Berpotensi Koreksi, IHSG Naik 70 Poin ke Level 6.381

Redaksi
Ilustrasi Saham (Dok : KabarMakassar).
Ilustrasi Saham (Dok : KabarMakassar).
KabarMakassar.com -- Pasar saham Indonesia kembali menunjukkan performa positif dalam dua hari terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat, meskipun masih berada dalam tekanan di area resistance. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup naik 1,11% atau 70,01 poin ke level 6.381,67 pada Kamis (19/03) kemarin. Meski mengalami kenaikan, secara year-to-date IHSG masih melemah 9,86%. Analis MNC Sekuritas mencatat bahwa penguatan IHSG masih didominasi oleh volume pembelian, namun pergerakannya masih tertahan di area resistance 6.445. "Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini berada dalam wave [v] dari wave A, sehingga masih ada potensi koreksi ke level 5.879-5.975," ujar tim analis MNC Sekuritas dalam riset hariannya, Adapun, pada perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak dalam rentang support 5.938—6.011 dan resistance 6.445—6.557. Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, menambahkan bahwa IHSG berpeluang melanjutkan minor bullish reversal dengan target 6.450-6.470 "IHSG kemarin telah melampaui target rebound di 6.370, sehingga masih ada ruang kenaikan, meski tetap perlu diwaspadai volatilitas pasar," ujar Valdy. Pergerakan pasar saat ini masih dalam tahap normalisasi setelah dampak heuristic bias yang terjadi pada perdagangan Selasa (18/03). Berbagai upaya untuk meningkatkan kepercayaan pasar telah dilakukan oleh regulator maupun pemerintah. Rekomendasi saham dari Phintraco Sekuritas untuk hari ini mencakup KLBF, JSMR, ASII, TAPG, dan RATU. Sementara itu, MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness untuk saham AKRA, BBRI, dan BRPT, serta speculative buy untuk GOTO. Pada sesi pembukaan perdagangan hari ini, IHSG berada di level 6.418 sebelum mengalami pelemahan 0,28% ke 6.363,95. Indeks bergerak di rentang 6.366—6.435 dengan 122 saham menguat, 258 saham melemah, dan 170 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.001 triliun. Pelemahan IHSG terutama disebabkan oleh koreksi saham big caps, termasuk saham perbankan seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI yang mengalami penurunan signifikan. Selain sektor perbankan, beberapa saham unggulan lainnya juga melemah, seperti AMMN, TLKM, dan BREN. Dengan kondisi ini, investor disarankan untuk tetap mencermati pergerakan pasar dan memperhatikan level-level kunci IHSG guna mengantisipasi potensi koreksi lebih lanjut. Berikut rekomendasi saham hari ini yang dirangkum dari sejumlah broker. BRI Danareksa Sekuritas SIDO SMIL BNI Sekuritas PSAB INET MSIN BRPT BRMS BREN Phillip Sekuritas DATA SMIL MNC Sekuritas AKRA BBRI BRPT GOTO CGS International Sekuritas SIDO PGAS EMTK SCMA PSAB BRMS Phintraco Sekuritas KLBF JSMR ASII TAPG RATU Samuel Sekuritas AADI BRIS KLBF MEDC WIFI PSAB Mirae Asset Sekuritas BBNI GOTO NCKL RAJA SIDO MINA NISP TEBE Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua