Langsung ke konten
Ekonomi Bisnis

Kinerja IHSG Positif, Saham-Saham Ini Diprediksi Lanjut Bullish

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (02/10).

Redaksi Diperbarui
Ilustrasi saham (Dok : KabarMakassar).
Ilustrasi saham (Dok : KabarMakassar).
KabarMakassar.com -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (02/10). Terpantau, pada pukul 10.10 WITA, indeks mencatat kenaikan sebanyak 34,28 poin atau setara dengan menguat 0,43 persen ke level 8.078 bahkan sempat mencapai 8.094. Menurut data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan tembus 6,1 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp3,27 triliun sementara frekuensi yang terjadi sebanyak 351.858 kali. Tercatat, ada 268 saham yang menguat, 212 saham yang melemah, juga 179 saham dalam posisi stagnan. BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan secara teknikal, IHSG memiliki potensi menguji support psikologis di 8.000. Walau data inflasi serta neraca perdagangan domestik positif, tekanan jual asing yang signifikan terutama pada saham perbankan. Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas faktor utama pelemahan karena pasar turut khawatir terhadap potensi shutdown pemerintah Amerika Serikat. Berikut beberapa saham potensial yang dirangkum dari sejumlah broker yang menarik untuk dicermati terkhususnya dalam melanjutkan zona bullish saham uptrend dengan rekomendasi saham hari ini, diantaranya adalah: CGS International Sekuritas BTPS PSAB ARCI HRTA ANTM BRPT Mirae Asset Sekuritas AADI ADES HRTA COCO OASA OILS Samuel Sekuritas BBCA BUMI TINS HRUM BKSL FILM Phintraco Sekuritas UNVR ANTM JPFA MAIN PYFA Panin Sekuritas ADMR TLKM BRIS Phillip Sekuritas JPFA BBHI PSAB MNC Sekuritas BUKA ICBP KRAS MINA BRI Danareksa Sekuritas BRMS BKSL BUVA BNI Sekuritas BUMI MBMA EMTK MLPL BRPT COIN Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua