Langsung ke konten
Ekonomi Bisnis

IHSG Turun ke Level 7.902, Pemangkasan Suku Bunga BI Jadi Katalis Penguatan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (21/08). Sampai dengan 10.20 WITA, indeks masih terperosok kehilangan sebanyak 41,24 poin atau melemah 0,52 persen ke level 7.902.

Redaksi Diperbarui
Ilustrasi saham (Dok : KabarMakassar).
Ilustrasi saham (Dok : KabarMakassar).
KabarMakassar.com -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (21/08). Sampai dengan 10.20 WITA, indeks masih terperosok kehilangan sebanyak 41,24 poin atau melemah 0,52 persen ke level 7.902. Dilansir dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), tercatat volume perdagangan mencapai 4,93 miliar saham dengan jumlah transaksi tembus Rp2,6 triliun dengan frekuensi terjadi sebanyak 302.153 kali. Terpantau, terdapat 261 saham yang menguat, kemudian 208 saham yang melemah serta 196 saham berada dalam posisi stagnan. BRI Danareksa Sekuritas terhadap perdagangan hari ini menyampaikan bahwa IHSG diserbu net foreign buy sebesar Rp775 miliar. Diketahui, pemangkasan suku bunga BI ke 5 persen merupakan katalis utama dalam membuka potensi penguatan ke area psikologis 8.000. Berikut disertakan sejumlah saham potensial dirangkum dari sejumlah broker yang menarik untuk dicermati berpeluang melanjutkan penguatan saham uptrend pada rekomendasi saham hari ini, diantaranya adalah: MNC Sekuritas BRMS BRPT SMBR TKIM CGS International Sekuritas BBRI BRIS BMRI JPFA SMRA BRMS BRI Danareksa Sekuritas BBTN ARTO TAPG JKON BNI Sekuritas TLKM ASII PGEO PANI SCMA CDIA Phillip Sekuritas BRPT SSIA BKSL Mirae Asset Sekuritas BBCA BBTN JPFA SMBR BUMI SSIA WIFI Phintraco Sekuritas PGAS BRPT BKSL ANTM MBMA Panin Sekuritas ARTO PGAS PWON Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua