Langsung ke konten
Ekonomi Bisnis

IHSG Lanjutkan Tren Positif, Ini Deretan Rekomendasi Saham dari Sejumlah Broker

IHSG menguat 3,5 persen ke level 6.221 pada Senin 15 Juni, ditopang rebound saham blue chip, penguatan rupiah, dan sentimen global.

Redaksi
Ilustrasi saham (Dok: KabarMakassar)
Ilustrasi saham (Dok: KabarMakassar)
KabarMakassar.com -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Senin (15/06). Tercatat, kenaikan ini melanjutkan reli penguatan yang terjadi pada pekan lalu. Dimana, menurut data IDX Mobile, IHSG menguat sebanyak 3,5 persen ke posisi 6.221 pada pukul 10.10 WITA. Terpantau, nilai transaksi tembus Rp3,61 triliun dengan volume perdagangan 5,81 miliar saham serta frekuensi yang terjadi ada 363 ribu kali. Saham yang menguat ada 548, saham yang melemah ada 82 dan saham yang berada dalam posisi stagnan ada 91. Penguatan IHSG imbas rebound saham-saham blue chip berkapitalisasi besar, terutamanya sektor perbankan. Sedangkan, saham-saham emiten konglo yang sempat anjlok sejak pengumuman MSCI mulai perlahan pulih dan naik pelan-pelan. Tercatat, sentimen positif indeks saham domestik muncul dari adanya kabar kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Tak hanya itu, rupiah yang mulai perkasa atas dolar Amerika Serikat turut andil memberi dorongan atas indeks. Berikut disertakan rekomendasi saham yang dirangkum oleh sejumlah broker pada hari Senin (15/06), yaitu: CGS International Sekuritas -BRIS, AADI, ADRO, ADMR, INDY dan BUMI Panin Sekuritas -HRUM, NCKL dan ARCI Mirae Asset Sekuritas -ANTM, NCKL dan TPIA BRI Danareksa Sekuritas -DSSA, MBMA dan DEWA Phintraco Sekuritas -AMMN, CUAN, RATU, KETR, ESSA dan MBMA MNC Sekuritas -HMSP, INDY, NCKL dan UNVR BNI Sekuritas -ADMR, BBTN, BNBR, ARCI, INDY dan DEWA Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua